DROPSHIP

DROPSHIP

Flow transaksi pembelian dan penjualan secara dropship atau disebut juga pembelian barang dengan penerimaan langsung ke Gudang customer.

1. Buat Warehouse dropship terlebih dahulu

 

2. Lakukan transaksi pembelian dengan menentukan warehose dropship mulai dari pembuatan SO dari customer atas pembelian suatu barang,tentukan langsung warehouse DROPSHIP di SO


3. Pada saat ADD document SO akan muncul wizard yang harus dijalankan



Tentukan Vendor dimana akan dilakukan pembelian atas barang yang sudah dipesan oleh customer. 


 

Setelah wizard telah di execute, maka system akan otomatis membentuk PO atas Vendor yang telah ditentukan. 


4. Terbentuk PO pembelian secara otomatis

5. Lanjutkan transaksi pembelian ke transaksi berikutnya yaitu GRPO, pada saat terbentuk document GRPO, tidak terbentuk jurnal apapun karena penerimaan barang langsung di Gudang customer.  

6. Kemudian dilanjutkan pembuatan AP Invoice, dimana GL account ditentukan sendiri akan di offset ke account sebagai account “HPP” atas item group tersebut dan jurnal yang akan terbentuk

7. Untuk transaksi penjualan dilanjutkan dengan dasar pembuatan SO di awal ke transaksi Delivery dan AR Invoice seperti biasa.